Nasi Tiwul Kuliner Tradisional Jawa yang Unik dan Lezat


Ketika berbicara tentang kuliner Indonesia, banyak orang mungkin akan teringat makanan populer seperti nasi goreng, rendang, atau sate. Namun, ada banyak hidangan tradisional yang mungkin belum begitu terkenal tetapi tak kalah lezat dan menarik. Salah satu contohnya adalah nasi tiwul, makanan khas Jawa yang unik dan memiliki tempat istimewa dalam warisan kuliner Indonesia. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang makanan ini dan bagaimana cara membuatnya.

Nasi Tiwul: Sebuah Kenangan Nenek Moyang

nasi tiwul
resepkuliner.net

Nasi tiwul adalah makanan tradisional dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, Indonesia. Hidangan ini sangat sederhana dan dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat, yaitu tepung gaplek (ubi kayu yang dikeringkan dan dihaluskan) dan air. Meskipun bahan utamanya sangat sederhana, nasi tiwul memiliki nilai historis yang kuat di dalamnya.

Hidangan ini memiliki akar yang dalam dalam budaya Jawa. Tiwul adalah makanan yang digunakan oleh para pejuang Jawa saat perang kemerdekaan melawan penjajah Belanda. Kekuatan dan daya tahan tubuh yang diberikan oleh makanan ini sangat penting dalam perjuangan mereka. Oleh karena itu, bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol semangat perjuangan dan ketahanan.

Resep Nasi Tiwul

Berikut adalah resep sederhana untuk membuat di rumah:

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung gaplek (tepung ubi kayu)
  • Air secukupnya

Cara Membuat :

  1. Siapkan Tepung Gaplek: Untuk membuat tepung gaplek, Anda dapat membeli ubi kayu kering yang sudah diolah menjadi tepung di toko-toko makanan tradisional atau pasar. Jika Anda ingin membuat tepung gaplek sendiri, pertama-tama kupas ubi kayu, lalu iris tipis-tipis. Keringkan irisan ubi kayu di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Setelah kering, haluskan dengan blender atau tumbuk hingga menjadi bubuk halus berwarna putih.
  2. Campur Tepung Gaplek dengan Air: Dalam mangkuk besar, campurkan tepung gaplek dengan air secukupnya. Tujuan utamanya adalah membuat adonan yang kental dan melekat. Pastikan Anda mencampurkannya secara merata.
  3. Bentuk Nasi Tiwul: Ambil sebagian adonan dan bentuk seperti nasi kecil-kecil. Anda bisa membentuknya dengan tangan atau menggunakan cetakan nasi tiwul khusus jika tersedia.
  4. Kukus: Kukus selama sekitar 20-30 menit hingga matang. Anda dapat menguji kematangannya dengan menusukkan lidi atau garpu ke dalamnya. Jika lidi atau garpu keluar bersih, nasi tiwul sudah matang.
  5. Sajikan: Nasi tiwul siap disajikan. Anda dapat menghidangkannya dengan lauk pendamping seperti sambal, sayuran, atau tempe goreng.

Tips Tambahan:

  • Beberapa orang suka menambahkan sedikit garam ke dalam adonan untuk memberikan rasa yang lebih gurih.

Nasi tiwul adalah makanan yang sederhana tetapi penuh makna dalam budaya Jawa. Selain itu, rasanya yang unik dan teksturnya yang kenyal membuatnya menjadi camilan yang enak. Jadi, jika Anda ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan merasakan cita rasa tradisional Jawa, cobalah membuat dan menikmati makanan yang lezat ini.

You may also like...

Leave a Reply